Posts tagged ‘Rumah Minimalis’

Memilih warna yang cocok untuk tampak depan Rumah

 Tampak Depan Minimalis mungkin sudah biasa anda dengar karena untuk dekade ini sangat di gandrungi oleh masyarakat Indonesia. bagaimana caranya kita agar bangunan kita beda dengan yang lain dan tidak termakan trend, agar rumah kita kelihatan elegan dan manis adakalanya kita pertimbangkan cat eksterior. Di halaman ini saya memberikan contoh rumah dengan konsep minimalis modern dengan sentuhan kontemporer yang mungkin menjadikan inspirasi bagi anda.

Pergunakanlan design yang simple dan kesan kuat agar rumah kelihatan elegan, contoh disini saya perlihatkan sedikit benangan dan mempergunakan garis vertikal dan horisontal yang kuat sehingga akan mempelihatkan bangunan tersebut gagah dan berwibawa. Gunakan warna yang kalem dan soft di setiap sudut karena dengan warna soft akan memperlihatkan ruangan menjadi luas walaupun ruangan tsb minim.

 Berilah sentuhan batu alam, dengan sentuhan tsb akan membuat bangunan anda kelihatan alami tanpa mengurangi konsep minimalis. Untuk referensi batu alam, pergunakanlah batu alam andesit karena alurnya sangat bagus untuk konsep yang kami tampilkan atau memakai batu alur dengan warna coklat

KEGUNAAN SELASAR PELINDUNG

SILAHKAN DI KLIK …………

Kerap kali kita temukan pada sebuah rumah tinggal, bahwa letak pintu masuk ruang tamu berjauhan dengan pintu masuk kendaraan. Akibatnya bila tamu keluar menuju ke kendaraan yabg diparkir masih sering harus merasa susah karena kepanasan tau bahkan kehujanan.


Melalui foto ini pembaca dapat melihat,bagaimana cara mengetahui kesulitan dengan membuat selasar pelindung. Lebih baik menggunakan bentuk atap pelana sehingga dengan adanya rencana pemasangan selasar yang memang dibutuhkan tidak menggangu atap induk.


Itulah sebabnya dipilih kontruksi ringan berbentuk pergola.
Selasar pelindung dengan bentuk pergola ini kesannya ringan. Garis- garis baloknya akan membuat baying- baying yang menarik pada dinding depan sehingga menampilkan keindahan pada rumah.Untuk melindungi dari pana,kayu- kayu dapat dibuat lebih rapat atau dapat dijalari tumbuhan rambut berdaun halus. Sedangkan dipikir lebih baik untuk pelindung hujan,tettu bisa diberi atap penutup dari fiberglass yang datar( flat)
Nah ini mungkin dengan mendapat solusi dari masalah ini, atau paling tidak dapat mengatasi masalh anda.

Contoh Bentuk Selasar :

kanopiminimalis

MEMAHAMI GAMBAR KERJA/ 2D ( GAMBAR BESTEKS)

SILAHKAN KLIK…….

Sebelum kita melakukan merencanakan membangun,seharusnya kita harus sedikit banyak mengetahui tentang gambar kerja. Kemudian baru ditentukan bahan yang apa dipakai dan macam pekerjaan serta peralatan yang digunakan.Kegunaan gambar kerja adalah pertama kali mengetahui rencana denah awal,baru kemudian detail.

Gambar kerja adalah gambar lanjutan dari uraian gambar Pra Rencana, dan gambar detail dasar dengan skala ( PU = Perbandingan ukuran ) yang lebih besar.Gambar besteks dan bestek merupakan kunci pokok ( tolak ukur ) baik dalam menentukan kualitas dan skop pekerjaan, maupun dalam menyusun Rencana Anggaran Biaya.

Gambar besteks terdiri dari :

1.Gambar situasi,PU 1 : 200 atau 1 : 500 dari :

– Rencana letak bangunan
– Rencana halaman
– Rencana jalan dan pagar
– Rencana saluran pembuangan air hujan
– Rencana garis batas tanah dan roylen

2.Gambar denah PU 1 : 100

Gambar denah melukiskan gambar tapak (tampang) setinggi ± 1,00 m dari lantai,hingga gambar pintu dan jendela terlihat dengan jelas,sedangkan gambar penerangan atas( Bovenlist ) digambar dengan garis putus- putus. Pada denah juga digambar atap dengan garis putus- putus lebih tebal dan jelas sesuai dengan bentuk atap.
Lantai rumah induk dengan duga( Pell) ditandai dengan ± 0.00. Gambar kolom (tiang) dari beton dibedakan dari pasangan tembok. Semua ukuran arah vertical dari lantai diberi tanda ( + ) dan ukuran dibawah lantai diberi tanda ( – )

3.Gambar potongan PU 1 : 100

Gambar potongan terdiri dari potongan melintang dan membujur menurut keperluan. Untuk menjelaskan letak atau kedudukan suatu kontruksi, pada gambar potongan harus tercantum duga (Peil) dari lantai, misalnya :dasar pondasi,letak tinggi jendela dan pintu,tinggi langit- langit,nok reng/ Murplat.4.Gambar pandangan PU 1 : 100

Pada gambar pandangan tidak dicantumkan ukuran- ukuran lebar maupun tinggi gambar.Gambar pandangan lengkap dengan dekorasi yang disesuaikan dengan perencanaan.

5.Gambar Rencana Atap PU 1 : 100

Gambar rencana atap menggambarkan bentuk kontruksi rencana atap lengkap dengan kuda- kuda,nok gording, reng balok,dll6.Gambar kontruksi PU 1 : 50

Gambar kontruksi terdiri dari :- Rencana konstruksi beton
– Rencana konstruksi kayu
– Rencana jalan baja

7.Gambar pelengkap

Gambar pelengkap terdiri dari :- Gambar listrik dari PLN
– Gambar Sanitair
– Gambar saluran pembuang air kotor
– Gambar saluran pembuang air hujan

Demikian sedikit banyak pengetahuan dari gambar kerja,sehingga untuk mendirikan sebuah bangunan diharuskan menggunakan gambar kerja,disamping itu akan mempermudah kita untuk mengarahkan tukang atau mandor, atau bahkan pegangan untuk Kontraktor.

Contoh Gambar kerja 2d atau besteks  adalah :

gambar rumah minimalis

MENGHITUNG LUAS BANGUNAN

SILAHKAN DI KLIK…………

Dalam seluk beluk masalah bangunan( termasuk juga perumahan),kita sering bingung ditanya tentang luas bangunan tersebut. Nah bagi yang belum mengerti termasuk juga yang tidak mau ambil pusing, lebih suka menyerah perhitungan ini ke orang lain yang dianggap ahli.
Masalahnya bukan hanya sampai disitu kemudia selesai. Yakinkan anda,luas bangunan atau rumah yang mereak hitung itu benar????? Kalau kurang ataupun lebih, tentu semua ada konsekuensinya.Apalagi hal ini akan berkaitan dengan kepentingan kita, seperti pada saat membayar pajak bumu dan bangunan ( PBB )

BATAS FISIK.

Sebidang tanah selain memeliki batas- batas daerah yang boleh dan tidak boleh dibangun( Garis Sempadan Bangunan/ GSB ) juga mempunyai ketentuan lain dari keberadaan lokasi tanah tsb. Misalnya apakah letaknya di tengah kota,pinggir kota, pedusunan, disekitar jalan raya,dll. Semua telah ditentukan harus memiliki perbandingan luas bangunan dan halamannya yang berbeda- beda.
Kalau kita mengenal ketentuan KDB ( Koefisien Dasar Bangunan) misalnya 60 % ,maka sebetulnya kita mempunyai bagunan yang dijinkan untuk dibangun adalah ± 60 % dari luas bangunan kita. Karena yang 40 % harus berupa halama yang terbuka.Itu bagunannya tidak bertingkat.
Jadi tidak benar kalau kita seenaknya bisa mengisi seluruhn bagunan tanah yang kita kurangi dengan batas GSB. Kita masih harus memenuhi ketentuan lain yakni KDB yang diijinkan untuk daerah lain.
Nah,untuk mengetahui apakah luas rumah kta memenuhi KDB atau tidak,kita perlu tahu bagaimana menghitung luas banguan kita.

KETENTUAN BANGUNAN

Rumah atau bangunan yang kita miliki pasti memiliki batas – batas fisik yang mudah di kenali sebagai batas luas.Tapi perlu dipahami bahwa semua bagian ruang yang mempunyai perkerasanlantai itu didak sama perhitungan luasnya. Misalnya luas sebuah ruang tidur ukuran 3 X 4 m2 tidak dihitung sama dengan sebuah teras yang berukuran 3 X 4 m2.walaupun secara matematik keduanya mempunyai luas arel yang sama,yaitu 12 m2.
Demikian juga apabila kita memiliki ruang- ruang lain yang sejeni teras tadi,seperti balkon, selasar, atau mungkin mesanin.
Kita ambil contoh dibeberapa kota besar,seperti Jakarta,Surabaya dan kota lainnya.Kota ini mempunyai ketentuan tentang cara menghitung luas bangunan. Beberapa hal yang juga mungkin setiap pemilik bangunan harus tahu diantaranya, adalah sebagai berikut:

1. Dalam menghitung jumlah luas lantai suatu ruangan,perhitungannya dilakukan sampai batas dinding terluar.Tentunya bila ada ruang atau lebih yang berhimpitan dan dibatasi dindingm,maka perhitungannya adalah dari as ( tengah- tengah) dinding sampai dinding berikutnya.

2. Ruangan tertutup atap yang dindingnya lebih tinggi dari 1,20 m2 dari lantai atas,dihitung penuh ( 100 % ). Misal ruang ukuran tersebut 3 X 4 m2,maka luas adalah 12 m2. Apabila dinding pembatas ruang tadi tingginya kurang dari 1,20 m2,maka luas ruang itu hanya diperhitungkan separuhnya. Semua itu diperkenankan dari KDB yang ditentuakn oleh daerah tsb.

3. Overstek seperti balkon dengan dinding pagar tidak tinggi lebih dari 1,20 m2,tidak diperhitungkan luasnya.

4. Teras beratap dengan sebagian dindingnya memiliki ketinggian  lebih dari 1,20 m2 ,diperhitungkan 60 % Ruang bawah tanah, luas tanahnya dihitung 100 %

Begitukah dengan memahami cara menghitung luas lantai bangunan seperti di atas,pasti akan banyak bermanfaat bagi kita. Minimal mereka yang baru akan membuat rumah atau menambah ruang- ruang perluasan. Anda tidak ragu lagi menjawab penawaran pemborong bangunan yang menawarkan dengan harga sekian untuk tiap meter persegi.
Demikian pula dengan hal- hal lain yang harganya dikaitkan dengan laus bangunan.Karena luas rumah anda yang sebenarnya,adalah luas yang diperhitungkan dengan ketentuan tadi, bukan total apa yang terlihat mata.