Arsitek Rumah + Desain Interior RP 2.500 PERM2

Consultant Engineering, Architecture, Interior

MENGHITUNG LUAS BANGUNAN

SILAHKAN DI KLIK…………

Dalam seluk beluk masalah bangunan( termasuk juga perumahan),kita sering bingung ditanya tentang luas bangunan tersebut. Nah bagi yang belum mengerti termasuk juga yang tidak mau ambil pusing, lebih suka menyerah perhitungan ini ke orang lain yang dianggap ahli.
Masalahnya bukan hanya sampai disitu kemudia selesai. Yakinkan anda,luas bangunan atau rumah yang mereak hitung itu benar????? Kalau kurang ataupun lebih, tentu semua ada konsekuensinya.Apalagi hal ini akan berkaitan dengan kepentingan kita, seperti pada saat membayar pajak bumu dan bangunan ( PBB )

BATAS FISIK.

Sebidang tanah selain memeliki batas- batas daerah yang boleh dan tidak boleh dibangun( Garis Sempadan Bangunan/ GSB ) juga mempunyai ketentuan lain dari keberadaan lokasi tanah tsb. Misalnya apakah letaknya di tengah kota,pinggir kota, pedusunan, disekitar jalan raya,dll. Semua telah ditentukan harus memiliki perbandingan luas bangunan dan halamannya yang berbeda- beda.
Kalau kita mengenal ketentuan KDB ( Koefisien Dasar Bangunan) misalnya 60 % ,maka sebetulnya kita mempunyai bagunan yang dijinkan untuk dibangun adalah ± 60 % dari luas bangunan kita. Karena yang 40 % harus berupa halama yang terbuka.Itu bagunannya tidak bertingkat.
Jadi tidak benar kalau kita seenaknya bisa mengisi seluruhn bagunan tanah yang kita kurangi dengan batas GSB. Kita masih harus memenuhi ketentuan lain yakni KDB yang diijinkan untuk daerah lain.
Nah,untuk mengetahui apakah luas rumah kta memenuhi KDB atau tidak,kita perlu tahu bagaimana menghitung luas banguan kita.

KETENTUAN BANGUNAN

Rumah atau bangunan yang kita miliki pasti memiliki batas – batas fisik yang mudah di kenali sebagai batas luas.Tapi perlu dipahami bahwa semua bagian ruang yang mempunyai perkerasanlantai itu didak sama perhitungan luasnya. Misalnya luas sebuah ruang tidur ukuran 3 X 4 m2 tidak dihitung sama dengan sebuah teras yang berukuran 3 X 4 m2.walaupun secara matematik keduanya mempunyai luas arel yang sama,yaitu 12 m2.
Demikian juga apabila kita memiliki ruang- ruang lain yang sejeni teras tadi,seperti balkon, selasar, atau mungkin mesanin.
Kita ambil contoh dibeberapa kota besar,seperti Jakarta,Surabaya dan kota lainnya.Kota ini mempunyai ketentuan tentang cara menghitung luas bangunan. Beberapa hal yang juga mungkin setiap pemilik bangunan harus tahu diantaranya, adalah sebagai berikut:

1. Dalam menghitung jumlah luas lantai suatu ruangan,perhitungannya dilakukan sampai batas dinding terluar.Tentunya bila ada ruang atau lebih yang berhimpitan dan dibatasi dindingm,maka perhitungannya adalah dari as ( tengah- tengah) dinding sampai dinding berikutnya.

2. Ruangan tertutup atap yang dindingnya lebih tinggi dari 1,20 m2 dari lantai atas,dihitung penuh ( 100 % ). Misal ruang ukuran tersebut 3 X 4 m2,maka luas adalah 12 m2. Apabila dinding pembatas ruang tadi tingginya kurang dari 1,20 m2,maka luas ruang itu hanya diperhitungkan separuhnya. Semua itu diperkenankan dari KDB yang ditentuakn oleh daerah tsb.

3. Overstek seperti balkon dengan dinding pagar tidak tinggi lebih dari 1,20 m2,tidak diperhitungkan luasnya.

4. Teras beratap dengan sebagian dindingnya memiliki ketinggian  lebih dari 1,20 m2 ,diperhitungkan 60 % Ruang bawah tanah, luas tanahnya dihitung 100 %

Begitukah dengan memahami cara menghitung luas lantai bangunan seperti di atas,pasti akan banyak bermanfaat bagi kita. Minimal mereka yang baru akan membuat rumah atau menambah ruang- ruang perluasan. Anda tidak ragu lagi menjawab penawaran pemborong bangunan yang menawarkan dengan harga sekian untuk tiap meter persegi.
Demikian pula dengan hal- hal lain yang harganya dikaitkan dengan laus bangunan.Karena luas rumah anda yang sebenarnya,adalah luas yang diperhitungkan dengan ketentuan tadi, bukan total apa yang terlihat mata.

About these ads

Juni 15, 2009 - Posted by | Menghitung Luas Bangunan | , , ,

12 Komentar »

  1. mas aris,
    terima kasih atas tutornya. Saran saya kalau bisa tutor untuk perhitungan luas bangunan disertai dengan sedikit perkenalan perhitungan rencana anggaran biaya per meter perseginya dan RAP.

    perhatiannya diucapkan terimakasih

    Komentar oleh deni haryadi | Juni 22, 2009

  2. Terimakasih mas atas coment nya,saya rencana masih membuat artikel tentang kontruksi.oh ya mas,kalau ada yang butuh jasa atau mebel bisa hub saya,nanti mas dapat komisi dari saya,terimakasih
    Info : alamat blog saya pindah dari http://www.hcconsultan.wordpress.com ke http://www.hc-arsitekrumah.com
    silahkan di kunjungi, akan ada artikel menarik lainnya
    terimakasih
    salam
    aries

    Komentar oleh HARAPAN CEMERLANG STUDIO CREATIVE | Juni 22, 2009

  3. okey mas sarannya
    insya allah akan saya coba

    Komentar oleh muhaimin | November 11, 2009

  4. Mas Aris gimana sih cara menghitung luas rumah yg sudah jadi / taksiran luasnya , kalau kita mau beli rumah tapi imbnya gak ada hanya ada shmnya saja ( luas tanahnya )

    Komentar oleh hasan | November 20, 2009

  5. Halo, salam kenal,

    Maaf mas, dasarnya apa ? Jika ada dalilnya, Apakah ada diperaturan dept. pemukiman ? apakah ada di peraturan perumnas ? atau peraturan Ikatan Arsitek Indonesia, ataukah ada dimana ?

    Jika ini menyangkut masalah uang, saya tidak bisa berasumsi dengan perhitungan “kira-kira” atau “andai-andai” tapi secara legalitas dan tertulisnya harus jelas dan terbuka.

    Mohon kirim ke email saya : nobel.alamsyah@yahoo.fr
    Terimakasih

    Komentar oleh Nobel | Maret 29, 2010

  6. Terimakasih atas artikelnya…semoga bermanfaat untuk para pmbaca khusunya yg ingin beli atau mendirikan rumah..

    Komentar oleh Armen | Juli 3, 2010

  7. Lebih enak lagi pake contoh dong om…kalo teori melulu agak mumet menghayalnya

    Komentar oleh dedung | Januari 26, 2011

  8. nah mantap nih artikelnya.

    @Nobel :
    kalo ga salah dasarnya ada di UU ttg Bangunan Gedung ama Peraturan Menteri Pekerjaan Umum.

    Komentar oleh andri | Desember 17, 2011

  9. nice info

    Komentar oleh nice info | Januari 12, 2012

  10. Maturnuwun infonya …… pasti berguna buat pengajaran di smk.

    Komentar oleh Yudoro, SPd | Januari 17, 2012

  11. mas aris, untuk design atap rumah berapa biayanya?
    Krn bangunan atap rumah mau sy rehab.
    trs bahan atap apa yang bagus?
    Tks sebelumnya atas Informasinya

    Komentar oleh hartadi | Februari 14, 2012

  12. Dear Mas Aris,
    Saya mau bangun rumah, pemborongnya memberi harga per meter 2 juta, bgmn cara memastikan bahwa bngunan tsb benar dengan luas bangunan 100 m2 (misalnya), sedang didalam rmh itu ada kamar 2 uk 3×3 kmr mnd 1 uk. 2,5 x 2 dapur 3×4 , carpot 3×4, teras 2,5x 3 sdg tinggi plafon 3 mtr, nah cara menghitung luas bangunan itu bgmn ya mas? spy saya mengerti biaya yang harus dikeluarkan untuk pembangunan rumah tsb. Mtrnuwun.

    Komentar oleh Christi | April 1, 2013


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: